Jumat, 20 Juli 2007

Selamat Jalan Taufik Savalas

Maaf kalau posting kali ini sangat jauh melenceng ...
Kenapa???
Berawal dari rasa kaget mendengar dan melihat pemberitan di tv, bahwa TAUFIK SAVALAS MENINGGAL, maka tergugah hati saya untuk mengenang beberapa kesan tentang Taufik...
Sebetulnya dibilang kenal bener juga enggak, di bilang kenal bisa juga iya...loh???

Iya ceritanya begini... waktu jaman muda dulu (sekarang belum tua donk) saya memang sedikit aktif di dunia seni... jadi untuk menyalurkan bakat yang sedikit ini saya ikutan di radio SK, walaupun sebagai anak bawang yang cuma ikutan pelatihan sana-sini, ketemulah saya dengan taufik... yang belum se-terkenal sekarang... ketemu juga dengan eko, ulfa, parto dan beberapa pelawak2 lain...

Malahan Taufik mau datang megisi acara waktu selametan ulang tahun saya tanpa di duga-duga...

Selama saya bertemu dengan Taufik ada kesan baik untuknya, orang yang suka memberikan masukan yang baik walaupun sedikit tapi berguna... oleh karena itu jadi rasa kaget juga setelah mendengar kepergiannya...

Selamat jalan taufik savalas... semoga dibukakan pintu surga untukmu, dan di terima seluruh amalmu...amien

Minggu, 15 Juli 2007

ih...HIV-AIDS???

Salah satu penyakit menular lainnya adalah AIDS…
AIDS menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, khususnya bagi yang tidak mengetahui dengan jelas masalah ini…
Saya akan bahas sedikit tentang AIDS ini, sehingga bisa menambah pengetahuan kita dan tidak membuat kita salah pandang tentang HIV ini…





Apa itu AIDS dan HIV ?
HIV Adalah kependekan dari Human Immunodeficiency Virus: virus penyebab AIDS, melemahkan sistem kekebalan atau perlindungan tubuh terhadap penyakit

Apa bedanya HIV dengan AIDS
AIDS Adalah kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yaitu merupakan Kumpulan beberapa gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV

HIV dan AIDS tidak sama
* HIV sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
* AIDS muncul setelah virus (HIV) menyerang sistem kekebalan tubuh manusia selama lima hingga sepuluh tahun lebih. Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah dan satu atau lebih penyakit dapat timbul, karena lemahnya sistem kekebalan tubuh tadi, beberapa penyakit bisa menjadi lebih parah dari pada biasanya.

Sedangkan orang yang dengan penyakit AIDS dipopulerkan dengan sebutan ODHA (orang dengan HIV/AIDS)

Bagaimana cara kerjanya system tubuh bisa di serang?sistem kekebalan tubuh manusia bertugas untuk melindungi manusia dari penyakit apa pun yang setiap hari menyerang manusia dari luar. antibodi adalah protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh ketika benda asing masuk ke tubuh manusia. bersama dengan bagian sistem kekebalan tubuh yang lain antibodi bekerja untuk menghancurkan penyebab penyakit yaitu bakteri, jamur, virus dsb. sistem kekebalan tubuh manusia membuta antibodi yang berbeda beda sesuai dengan kuman yang dilawannya. ada antibodi khusus untuk semua penyakit, termasuk HIV. Antibodi khusus HIV inilah yang terdeteksi keberadaannya ketika tes HIV dinyatakan positif.



Perjalanan HIV/AIDS didalam tubuh masa 

Window Period disebut dengan "periode jendela". Pada masa ini virus HIV sudah masuk kedalam tubuh seseorang namun ketika dilakukan tes darah hasil tes masih menunjukkan negatif. Masa ini berlangsung selama 3-6 bulan masa Inkubasi.

Masa tanpa gejala. Pada masa ini jika seorang melakukan tes HIV maka asil menunjukkan positif. Namun orang tersebut tidak merasa mempunyai masalah kesehatan meskipun ada virus HIV didalam tubuhnya. Masa tanpa gejala ini berlangsung selama 6 - 10 tahun.

Stadium AIDS. Dalam masa ini kekebalan tubuh makin melemah membuat penderita mudah terserang berbagai macam penyakit yang disebut infeksi oportunistik. Karena sistem kekebalan tubuh yang melemah, kuman - kuman seperti TBC, candidiasis, dan toxoplasmois bermunculan. selain itu dapat juga menimbulkan kanker kulit (sarcoma kaposi) dan kanker getah bening (limfoma). Penyakit - penyakit penyerta ini dapat menyebabkan penderita meninggal dunia.


                                   HIV dapat di tularkan dengan cara :
- berhubungan seks berganti - ganti pasangan
- menggunakan satu jarum unik secara bergantian atau menggunakan jarum bekas
- dari ibu yang terinfeksi HIV kepada bayi yang dikandungnya melalui kelahiran atau - - air susu ibu
- transfusi darah

Virus (HIV) banyak terdapat pada : Darah, Cairan sperma, cairan vagina, Air Susu Ibu (ASI)

Sama halnya dengan penyakit yang lainnya yaitu mencegah lebih baik daripada mengobati:
  • selama belum menikah tidak berhubungan seks sama sekali
  • menggunakan sikat gigi atau pisau cukur sendiri, karena selain untuk kebersihan pribadi, jika terdapat darah akan ada resiko penularan dengan virus lain yang diangkut aliran darah (seperti hepatitis) bukan hanya HIV.
  • berlaku saling setia alias berhubungan seks hanya dengan pasangan kita yang sah
  • kondom saat berhubungan seks
  • dilarang menggunakan satu jarum suntik untuk dua orang lebih.

Jika di curigai terjadi kita terkena infeksi dari penderita AIDS
  • segera melapor pada dokter yang menangani penderita HIV atau Tim Medik AIDS di tempat kerja.
  • dilakukan pencatatan tempat kejadian dan proses kejadian 
  • dilakukan konseling untuk mencegah panik
  • dilakukan pemeriksaan HIV pada saat itu juga
  • apabila pemeriksaan darah pertama tetap negatif maka diulangi tiap tiga bulan dan tetap melakukan konsultasi.
  • konsultasi bersifat rahasia

Pengobatan AIDS

Pengobatan / Terapi AIDS terdiri atas terapi dasar (nutrisi, vitamin, dan sebagainya), infeksi oportunistik, dan terapi ARV (anti retroviral). Ketiga terapi ini penting, namun sejak tahun 1996 terapi ARV semakin besar perannya karena ditemukan bahwa kombinasi obat ARV dapat menghambat berkembang biaknya HIV. Bahkan sebagian besar orang yang menggunakan obat ini dalam waktu tertentu (biasanya enam bulan) virus di darahnya tak ditemukan (undetectable).

Karena alasan di atas, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 1 Desember 2003 meluncurkan program tiga juta orang akan mendapat layanan ARV pada akhir tahun 2005. Dengan demikian, obat ARV yang semula mahal dan hanya dapat dinikmati masyarakat di negara maju atau orang kaya sekarang dapat dinikmati juga oleh masyarakat di negara berkembang.

Pemerintah Indonesia sebagai anggota WHO mendukung penuh program WHO ini dan menetapkan sasaran pada akhir tahun 2005 nanti sebanyak 10.000 orang di Indonesia akan mendapat layanan obat ARV.
Sejak akhir Agustus 2004 pemerintah telah menyediakan obat ini di 25 rumah sakit di Indonesia. Obat ini diproduksi di Indonesia oleh PT Kimia Farma. 

Di Jakarta obat ARV ini dapat diperoleh di RS Cipto Mangunkusumo, RS Persahabatan, RS Fatmawati, RS Dharmais, RS Infeksi Sulianti, RS Gatot Subroto, RS Angkatan Laut Mintoharjo, RS Kepolisian Sukanto, dan RS Duren Sawit. Sedangkan di luar Jakarta pada umumnya di RS umum pusat dan daerah

Syarat memperoleh obat ini adalah sudah memenuhi syarat untuk mulai terapi sesuai pedoman WHO, karena tidak semua orang yang terinfeksi HIV sudah harus minum obat ARV. Ada waktu yang tepat untuk memulainya. Pedoman WHO untuk memulai obat ini adalah sudah ada gejala atau CD4$<200 comment-200--="">

Jumat, 01 Juni 2007

Ayah…. ku tunggu didikanmu…

Anak adalah omset masa depan kita, dimana kita menorehkan sesuatu pada anak, maka itulah yang akan kita tuai nantinya, masa depan kita mau tidak mau pasti akan berhubungan dengan anak, karena masa depan akan dilanjutkan oleh anak - anak kita…
Posting saya kali ini sedikit jauh dari kedokteran, karena saya sangat tersentuh dengan tulisan yang saya baca, mungkin ini dapat membantu membuka pikiran dan wawasan hati….

Tidak ada yang meragukan pentingnya peran ibu dalam pendidikan anak-anaknya, kasih sayang dan perhatian dari seorang Ibu mempunyai pengaruh yang besar pada kepribadian anak. Perhatian dan kasih sayang tersebut akan menimbulkan perasaan di terima dalam diri anak-anak dan membangkitkan rasa percaya diri di masa-masa pertumbuhan mereka.


Di lain pihak, bila kita membicarakan peran ayah dalam pendidikan seorang anak, timbul
pendapat yang berbeda-beda dalam perspektif masyarakat kita, khususnya masyarakat muslim. Ada yang berpendapat bahwa pengasuhan dan pendidikan anak adalah peran utama seorang ibu, sementara ayah cukup memenuhi kebutuhan materi sang anak saja, dan menyibukkan diri dengan dunia kerja. Ada juga yang cukup menyisihkan hari-hari liburnya untuk keluarga secara umum, meskipun tidak khusus menyediakan waktu untuk anak. Nah, sekarang, bagaimana pandangan Islam tentang peran ayah dalam pengasuhan anak ini? Dan bagaimana hasil-hasil penelitian mutakhir tentang bagaimana seharusnya peran seorang ayah dalam pendidikan anak?



Dalam Islam, peran mendidik anak bukan lah mutlak kewajiban seorang ibu, tetapi justeru dalam al-Qur’an banyak kisah-kisah yang menceritakan besarnya peran ayah dalam pendidikan anak. Salah satu contoh yang paling jelas adalah kisah Luqman yang sedang memberikan nasihat kepada anak-anaknya di surat Luqman (surat 31 ayat 13 dan seterusnya..). Begitu juga kita bisa melihat sejarah nabi-nabi dan Rosul yang kental dengan kuatnya peran ayah dalam pendidikan mereka, seperti kisah nabi Sulaiman yang dididik oleh ayahnya, nabi Daud, khusus untuk menggantikan posisinya sebagai raja, atau Nabi Yusuf yang mendapatkan curahan kasih sayang dari Nabi Ya’kub sehingga sampai membuat iri saudara-saudaranya yang lain. Juga Rosulullah sendiri, yang meskipun ditinggal oleh ayahnya sejak dalam kandungan, tapi peran sang ayah ini tergantikan oleh kakek dan pamannya yang mengasuhnya di waktu beliau kecil dan sedikit banyak menyuburkan sifat-sifat kepemimpinan dan bakat dagang beliau setelah dewasa. Tentu saja semua hal ini tidak terlepas dari tarbiyah Robbaniyyah (pendidikan langsung dari Allah) mengingat tugas-tugas mereka sebagai Nabi dan Rosul, namun dari kisah-kisah Nabi dan Rosul tersebut terlihat jelas peranan ayah dalam pendidikan putera-puteranya.



Di kalangan tokoh gerakan Islam, terdapat sosok Hasan Al-Banna yang menceritakan peran ayahnya dalam mendorong pengembangan potensi beliau (diantara pengaruh guru-gurunya yang lain) sehingga beliau bisa mendirikan gerakan Islam terbesar di abad ini. Seorang tokoh pergerakan Islam Indonesia, Buya Hamka, bahkan memiliki kenangan tersendiri tentang ayahnya, yang sekaligus juga gurunya, sampai-sampai beliau menuliskan buku khusus, yang berjudul : “ Ayahku: Riwayat Hidup Dr. H. Abd. Karim Amrullah dan Perjuangan Kaum Agama di Sumatera”.


Uniknya, dari semua kisah-kisah dalam Al-Qur’an, tidak ada satu pun yang khusus menyebutkan pengaruh peran ibu dalam kehidupannya secara detil melalui dialog-dialog antara ayah dan anak seperti pada kisah-kisah di atas, hatta pada nabi yang sejak kecil hanya di asuh oleh ibunya, seperti Nabi Isa dan Nabi Ismail. Begitu juga catatan tokoh-tokoh Islam terkemuka di atas, tidak terungkap peran ibu dalam mempengaruhi kepribadian mereka. Setahu penulis hanya hadis-hadist Rosulullah saja yang menegaskan pentingnya peran wanita dalam pendidikan anak-anaknya.

Hal ini dapat menunjukkan besarnya pengaruh peran ayah dalam perkembangan anak, bisa juga untuk menunjukkan bahwa dalam Islam, tidak ada batasan yang tegas antara peran ibu dan peran ayah dalam pendidikan anak, wallahu a’lam.Hal ini menarik untuk di kaji dan di teliti oleh para ahli agama dan psikologi abad ini.

Dalam penelitian-penelitian terakhir, membuktikan pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak-anaknya. John Gottman dan Joan De Claire dalam buku “Kiat-kiat Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional” mengungkapkan beberapa hasil penelitian tentang pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak-anaknya, khususnya dalam perkembangan emosional sang anak.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa keterlibatan ayah dalam kehidupan perkembangan anak laki-laki menghasilkan kesuksesan dalam persahabatan dan prestasi akademis anak, sedangkan bagi anak perempuan, membuat anak cenderung tidak longgar dalam aktivitas seksual dan lebih bisa membangun hubungan yang sehat ketika dewasa.


Perbedaan cara pengasuhan ayah dan ibu saat kecil juga menimbulkan efek yang berbeda pada anak-anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Anak di usia lima bulan yang mengalami hubungan positif dengan ayah, membuat ia lebih nyaman dan lebih sedikit menangis ketika berada di antara orang dewasa yang asing baginya, dibanding anak yang tidak memiliki hubungan positif dengan sang ayah. Dalam buku itu juga disebutkan, gaya pengasuhan ayah yang cenderung lebih pada permainan fisik seperti mengayun-ayun, mengangkat dan menggelitik menghasilkan roller coaster emosi yang menolong anak mempelajari emosi-emosi takut dan senang serta memperhatikan reaksi sang ayah ketika ia mengungkapkan perasaannya melalui jeritan dan tawanya. Anak juga belajar bagaimana menenangkan kembali emosinya di saat permainan tersebut selesai. Selain itu juga terungkap, anak-anak yang memiliki hubungan positif dan menyenangkan dengan sang ayah cenderung lebih populer dibandingkan anak-anak yang tidak memiliki hubungan tersebut.


Dari sumber-sumber di atas jelaslah pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak. Sayangnya, saat ini, hanya sedikit para ayah yang mau dan bersedia menyediakan waktunya khusus untuk pendidikan anak, terutama bagi para mahasiswa dan pekerja yang tinggal di Jepang, mungkin bisa dihitung berapa banyak waktu yang tersisa untuk pendidikan anak-anaknya. Kebanyakan peran tersebut berada di tangan para ibu yang punya lebih banyak waktu untuk berada di rumah dibandingkan dengan sang ayah.

Berikut ini ada beberapa saran bagi para ayah yang ingin terlibat dalam pendidikan anak-anaknya, yaitu:
1. Bagi yang belum beristeri, peran utamanya adalah mencarikan calon ibu yang sholihah sebagai madrasah pertama untuk pendidikan anak-anaknya. Sedangkan bagi yang sudah menjalani bahtera rumah tangga, perannya tentu menjadikan sang Isteri lebih sholihat dari waktu ke waktu agar mampu mendidik anak-anaknya sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
2. Terlibat dalam perawatan anak sejak masa kehamilan. Hal ini penting untuk mengenal lebih dalam karakter dan kebiasaan yang di bawa oleh anak-anak sejak dini.
3. Belajar untuk mengelola emosi untuk menghadapi tingkah laku anak. Sering kali sang ayah kesulitan menghadapi tingkah laku yang tidak terduga dari anak, misalnya suka berganti-ganti keinginan dalam satu waktu, atau tidak sabar ketika menginginkan sesuatu. Untuk kondisi seperti ini dibutuhkan pengelolaan emosi yang baik agar anak-anak tetap merasa nyaman berada bersama sang ayah.
4. Menyediakan waktu yang cukup untuk memperhatikan kebutuhan-kebutuhan pribadi setiap anak. Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, dan untuk menguatkan hubungan antara ayah dengan anak, diperlukan waktu khusus untuk memenuhi kebutuhan setiap anak.
5. Banyak beramal sholih yang bisa dijadikan contoh oleh anak dan bisa menjadi jaminan memperoleh syurga bagi ayah, ibu serta seluruh keturunannya.

Tentu saja tantangan terberat bagi ayah yang ingin terlibat dalam pendidikan anak-anaknya adalah bagaimana mempertahankan motivasi tersebut agar bisa tetap terlibat terus menerus dalam pendidikan anak-anak sampai mereka dewasa. Dan hal ini tidak boleh dikalahkan oleh kesibukan bekerja atau aktivitas lain baik di dalam rumah, maupun di luar rumah.

Semoga tulisan ini bisa menjadi pemicu bagi para ayah untuk lebih terlibat langsung dalam pendidikan anak-anaknya.


special for my best partner in the world

Sumber:
1. Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahnya
2. Ir. Muhammad Ibnu Abdul Hafidh Suwaid, Cara Nabi Mendidik Anak
3. John Gottman dan Joan De Claire, Kiat-kiat Membesarkan Anak yang Memiliki
Kecerdasan Emosional
4. Al Imam As-Syahid Hasan Al-Banna, Memoar Hasan al-Banna
5. Solichin Salam dkk, Kenang-kenangan 70 tahun Buya Hamka

Sabtu, 26 Mei 2007

PENYAKIT MENULAR = INFEKSI ? (ISPA)



Posting saya kali ini agak serius karena banyak sekali penyakit menular khususnya di Indonesia ini, penyakit menular umumnya berupa infeksi yang di tularkan dari manusia ke manusia ataupun dari hewan kemanusia.
Karena terlalu banyak, mungkin dapat kita perkecil lagi menjadi penyakit infeksi yang menular, dimana infeksi itu sendiri dapat mengenai seluruh organ tubuh, yang terbanyak dan tersering selama  praktek adalah mengenai infeksi saluran nafas atas atau ISPA  yang sering kita ketahu sebagai flu, batuk dll.

INFEKSI SALURAN NAFAS ATAS
Infeksi saluran nafas itu sendiri juga banyak sekali penyebabnya dan bayak pula nama penyakitnya.. Tapi  akan membahas lebih banyak pada yang sering kita temukan sehari-hari .



Sebelumnya menjelaskan mengenai infeksi..
Infeksi adalah kolonisasi yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat membahayakan inang, karena organisme penginfeksi (patogen)  menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.
Simbiosis antara parasit dan inang, dimana satu pihak bisa diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme.

Secara lebih singkatnya yang dinamakan infeksi adalah suatu peradangan atau masuknya kuman yang menyebabkan peradangan karena perlawanan tubuh kita. Jika daya tahan tubuh kita mampu melawan kuman yang masuk maka infeksi akan teratasi (tidak jadi sakit) dan jika daya tahan tubuh kita tidak dapat melawan kuman yang masuk maka terjadilah infeksi.
Kuman yang masuk dapat berupa virus ataupun bakteri dan bisa juga jamur tapi ini jarang. Jika terinfeksi oleh virus umumya lebih sebentar daripada bakteri. Infeksi oleh virus lebih singkat tingkat keparahanya. Untk tingkat keparahan sendiri ini tergantung daya virulensi atau tingginya daya  kuman yang masuk sehingga menimbulkan parahnya suatu  penyakit.

Infeksi saluran nafas atas dalam bahasa Indonesia juga di kenal sebagai ISPA (Infeksi Saluran naPas Atas) atau URI dalam bahasa Inggris adalah penyakit infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan, hidung, sinus, faring, atau laring. Pada pembehasan kali ini hanya akan di bahas penyakit infeksi saluran nafas atas yaitu Rhinitis, faringitis dan laringitis.

Dinamakan ISPA karena sesuai dengan lokasinya yai tu mengenai saluran nafas atas, dimana penyakitnya sesuai dengan nama tempat yang di kenainya, yang termasuk dalam keadaan ini adalah rhinitis, sinusitis, faringitis, tosilitis dan laryngitis. Sedangakan terjadinya  flu  dan batuk terjadi
 karena dekatnya infeksi pada daerah atau lokasi yang terkena.

Yang termasuk secara garis besar gejala dari ISPA adalah badan panas; pegal pegal (myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, sakit pada tengorokan.

ISPA  dapat disebabkan oleh masuknya virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan  penyebabnya adalah virus, dan biasanya juga bisa di ikuti dengan bakteri.

Pengobatan  diberikan pada penyakit ini biasanya pemberian antibiotik walaupun kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pemberian obat terapeutik atau hanya dengan obat-obatan symptomatic (penghilang gejala/pereda gejala), sedangkan  antibiotik dapat diberikan jika sudah ada gejala infeksi skunder (bakteri) , selain itu  pemilihan antibiotik pada penyakit ini harus diperhatikan dengan baik agar tidak terjadi resistensi kuman/baterial di kemudian hari. Namun pada penyakit ISPA yang sudah berlanjut dengan gejala dahak dan ingus menjadi hijau, pada kasus ini pemberian antibiotik merupakan keharusan karena dengan gejala tersebut membuktikan sudah ada bakteri yang terlibat.


RHINITIS

Rhinitis dapat di sebabkan oleh bakteri ataupun virus, tapi lebih banyak rhinitis dikarenakan adanya suatu alergin yang kemudian dapat di ikuti dengan bakteri atau virus

Rhinitis allergy atau pilek alergi adalah gejala alergi yang terjadi pada bagian hidung. Umumnya timbul penyakit ini di musim hujan karena cuaca dingin.

Diagnosa penyakit ini: hidung pilek/beringus, badan panas atau merasa tidak enak badan disertai pusing kepala. Penyebab pilek alergi / rhinitis allergy ini ada bermacam-macam, antara lain: karena tubuh tidak kuat di udara dingin, debu di lingkungan sekitar (rumah), polusi udara dan serbuk sari bunga.

Yang mudah terkena rhinitis allergy / pilek alergi adalah anak-anak. Ini disebabkan anak-anak masih dalam masa pertumbuhan. Apalagi jika ditinjau kembali anak tersebut memiliki keturunan alergi.


Memang tidak sulit mencegah pilek alergi / rhinitis allergy ini, yaitu dengan menghindari penyebab alerginya(alergen). Misalnya: jika tubuh tidak kuat dengan udara dingin, gunaka

n jaket atau baju hangat lainnya, tidur yang cukup dengan memakai selimut. Menghindari polusi, debu didalam maupun diluar rumah. Makan dan istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh tetap prima meskipun tingkat aktifitas kita tinggi.


Jika sudah mengalami rhinitis allergy atau pilek alergi, janganlah dibiarkan berlarut-larut sehingga semakin parah. Hal ini dapat beresiko munculnya penyakit lanjutan seperti ISPA (infeksi saluran pernafasan atas), Tonsilitis, Faringitis, Brinchitis bahkan Pnemonia (radang paru-paru).

Untuk mengobati gejala pilek alergi ini, dapat digunakan obat-obatan antihistamin baik yang dengan atau tanpa resep dokter. Efek obat ini adalah sedasi (mengantuk) sehingga sebaiknya beristirahatlah setelah mengkonsumsi obat ini dan dilarang mengemudi kendaraan. Memang saat ini ada juga yang efeknya diperkecil untuk mereka yang mobilitasnya tinggi, sebaiknya mintalah resep dokter agar dosis dan penggunaannya tepat.


FARINGITIS
(dalam bahasa Latin; pharyngitis), adalah suatu penyakit peradangan yang menyerang tenggorok atau faring. Kadang juga disebut sebagai radang tenggorok. nfeksi saluran napas atas akut seperti faringitis dan common cold (influensa) merupakan infeksi rongga mulut yang paling sering dijumpai.
Radang ini bisa disebabkan oleh virus atau kuman, disebabkan daya tahan yang lemah. Dan penyebab tersering adalah virus sehingga pengobatan antibiotik tidak diperlukan.
Radang tenggorokan karena kuman dapat menular melalui ludah, sedangkan yang disebabkan virus lewat udara. Jadi, hati-hati dan perhatikan sekitar kita apakah ada yang sedang mengalami radang tenggorokan.Alergi tidak dapat diobati karena sudah merupakan bawaan dari lahir. Cara yang paling baik untuk menghindari reaksi alergi adalah dengan menghindari penyebabnya dan meningkatkan atau menjaga daya tahan tubuh. Semakin bagus daya tahan tubuh, semakin rendah kadar kepekaan yang menyebabkan reaksi alergi.

Gejala radang tenggorokan seringkali merupakan pratanda penyakit flu atau pilek. Gejala utama faringitis adalah batuk, demam, nyeri saat menelan, dan rasa tidak nyaman di mulut Tapi jugaperlu di waspadai jika sakit di bagian tenggorokan, batuk, susah bernapas, dan kadang disertai demam, pastilah kita menyebutnya radang tenggorokan. Padahal, dengan keluhan tersebut, ada 3 bagian atau organ sekitar tenggorokan yang harus diwaspadai. tenggorokan (faring), adenoid yang berada di belakang hidung, dan , sepasang amandel di kiri dan kanan tenggorokan (tonsil palatina).Ketiga mempunyai gejala yang hampir sama tapi tempat yang dikenai berbeda.

Faringitis 
terdiri dari akut dan kronis,

Faringitis akut, radang tenggorok yang masih baru, dengan gejala nyeri tenggorok dan kadang disertai demam dan batuk.

Faringitis kronis, radang tenggorok yang sudah berlangsung dalam waktu yang lama, biasanya tidak disertai nyeri menelan, cuma terasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorok.

Faringitis karena bakteri biasanya dengan demam mendadak tinggi, sakit menelan, terdapat detritus pada farings, dan pembesaran kelenjar getah bening sekitarnya

Pemberian obat suportif seperti obat-obat penghilang gejala dan obat batuk sangat membantu penyembuhan. Yang perlu diperhatikan pada faringitis adalah kemungkinan infeksi oleh bakteri sehingga memerlukan antibiotik. Pengobatan dengan antibiotika hanya efektif apabila karena terkena kuman Tidak ada panduan pasti untuk membedakan infeksi oleh virus atau bakteri. Hanya, ada beberapa petunjuk yang digunakan sebagai pedoman pemberian antibiotik. Kadangkala makan makanan yang sehat dengan buah-buahan yang banyak, disertai dengan vitamin bisa menolong.

 Pada pemeriksaan laboratorium terdapat lekositosis dengan netrofil yang meningkat. Jika dijumpai keadaan di atas, perlu diberikan antibiotik karena kemungkinan infeksi oleh Streptokokus â hemolitikus sangat besar. Infeksi kuman tersebut dapat menimbulkan kelainan di kemudian hari, yaitu penyakit jantung rematik dan glomerulo-nefritis pasca-streptokokus yang menjadi masalah cukup serius. Untuk memastikan harus dilakukan kultur, tetapi harus pula diingat bahwa rongga mulut merupakan tempat yang banyak bakteri sehingga hasilnya bisa bias. Selain itu, kultur tenggorok memerlukan waktu yang lama dan biaya yang cukup mahal. Untuk itu, pengenalan klinis terhadap kemungkinan infeksi bakteri sangat diperlukan.

Gejala common cold hampir sama dengan radang tenggorok. Pada yang ringan, gejala panas tidak timbul. Gejala yang dapat timbul adalah batuk, pilek, dan hidung tersumbat. Virus merupakan penyebab tersering sehingga penggunaan antibiotik tidak pada tempatnya. Pengobatan bersifat membantu seperti antipiretik dan minum yang banyak. Biasanya berlangsung kurang dari seminggu dan tidak lebih dari dua minggu. Tampak bahwa infeksi sekitar rongga mulut dapat menyebabkan kelainan sistemik berupa demam, nyeri otot, dan rasa tidak nyaman pada pasien.


LARINGITIS
Laringitis adalah peradangan pada laring (pangkal tenggorok).Laring terletak di puncah saluran udara yang menuju ke paru-paru (trakea) dan mengandung pita suara. Penyebab yang paling sering adalah infeksi virus pada saluran pernafasan bagian atas (misalnya common cold).Laringitis juga bisa menyertai bronkitis, pneumonia, influenza, pertusis, campak dan difteri.Laringitis bisa terjadi akibat:- Penggunaan suara yang berlebihan- Reaksi alergi- Menghirup iritan (misalnya asap rokok).

Laringitis juga dapat disebabkan oleh penyakit lain, seperti demam,flu, dan pneumonia. Sementara, penyebab umum laringitis kronik termasuk iritasi yang berkelanjutan, seperti konsumsi alkohol, perokok berat, dan bakteri gastroesophageal reflux. Gejala umum dari laringitis adalah suara serak, iritasi di tenggorokan, demam, batuk, dan tenggorokan terasa buntu. ”Kebanyakan kasus dari virus penyebab laringitis selama musim dingin dan musim penyakit flu

Gejala biasanya berupa perubahan suara berupa serak sampai hilangnya suara.Tenggorokan terasa gatal dan tidak nyaman.Gejala lainnya yang juga bisa ditemukan:- demam- tidak enak badan- kesulitan menelan- sakit tenggorokan.

Pembengkakan laring menyebabkan terjadinya gangguan pernafasan, hal ini bisa muncul karena penggunaan suara yang berlebihan. Dengan demikian, terjadi inflamasi (radang) dan bengkak di daerah laring (larynx) atau yang biasa dikenal dengan kotak suara. Laring merupakan bingkai tulang rawan, otot, dan membran mucous yang berhubungan dengan trachea. Di samping laring,ada pita suara (dua lipatan membran mucous yang terbungkus otot dan cartilage).
”Secara umum, pita suara akan terbuka dan menutup perlahan-lahan, yang akan memproduksi suara ketika terjadi gerakan dan vibrasi,” kata Staff Physician Departement of Emergency Medicine Charity Hospital Louisiana State University Michael L Peebles MD.

Jika terserang laringitis, pita suara akan terjadi inflamasi atau iritasi. Pembengkakan tersebut akan memengaruhi produksi suara yang dihasilkan dari udara yang mengalir melalui laring, yang asilnya, suara akan terdengar serak.

Dalam beberapa kasus laringitis, lama-kelamaan suara akan semakin menghilang. Laringitis dapat berlangsung dalam waktu yang singkat (akut) atau lama (kronik). Laringitis akut biasanya tidak terjadi iritasi dan inflamasi dari virus tersebut. Namun, ketika suara serak terjadi terus-menerus dapat menyebabkan gangguan serius. Selain penggunaan suara yang berlebihan,laringitis  bisa disebabkan juga oleh virus.

Bberapa kasu  laringitis membutuhkan perhatian medis.Terkadang laringitis berkembang dari infeksi bakteri. Ada juga dari infeksi seperti tuberkulosis, tapi kasus ini jarang terjadi. ”Orang yang menderita laringitis seharusnya memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan adanya tumor yang tentu saja akan berkembang menjadi kanker,” ungkap Michael L Peebles MD. Penyebab umum laringitis akut adalah infeksi virus. Infeksi bakteri seperti difteria bisa juga, tapi jarang terjadi.
.
Perubahan suara dapat disebabkan oleh cuaca dingin dan infeksi pernapasan yang terkadang umum terjadi. Setiap orang pasti pernah mengalami dalam sepanjang hidupnya, ” kata Director of the U-M Health System’s Vocal Health Center and Associate Professor of Otolaryngology and Music Norman D Hogikyan MD FACS. Hogikyan mencatat bahwa virus laringitis yang terinfeksi dan melewati beberapa jalan, seperti udara dingin dan flu.

Pertama kali,dia menyarankan untuk menghindari laringitis, kemudian melakukan perawatan agar tidak semakin buruk keadaannya. Saran yang lain, yakni tetap menjaga suara ketika sehat. Karena penyebabnya berupa virus, laringitis menjadi penyakit menular. Faktanya, laringitis merupakan infeksi saluran pernapasan yang tertinggi.

Hogikyan mengatakan, ”Menghindari virus laringitis sama seperti menghindari virus pada flu . Artinya, rajin mencuci tangan dan menghindari kontak dengan orang terkena flu atau infeksi pernapasan.”

Beberapa penyebab tipe dari laringitis, termasuk acid reflux yang disebabkan oleh inflamasi akibat olah vokal yang berlebihan, infeksi bakteri, infeksi fungal atau yeast, merokok, iritasi kimia, dan penggunaan suara secara berlebihan. Perawatan untuk virus laringitis difokuskan untuk mengurangi luka yang memengaruhi suara.Hogikyan mencatat, ”Kami tidak dapat mengetahui secara otomatis pengaruh dari infeksi virus ini,tapi kami mencoba mengurangi iritasi yang menyebabkan perubahan suara. Pengobatan ini menjadi penting karena dapat mengatasi luka pada suara sebelum menjadi serak,” ujarnya.

Saran yang paling bagus menurut dia adalah mengistirahatkan suara untuk beberapa waktu. Salah satu aspek penting dalam perawatan adalah hidrasi. Minumlah banyak air putih dan minuman nonkafein.”Kondisi basah akan bagus untuk suara,” kata Hogikyan. Penggunaan humidifier juga dapat membantu,tambahnya. Meminum minuman hangat dan berkumur dengan air garam walaupun tidak mempunyai manfaat spesifik kesehatan, tapi dapat membantu terasa lega dan nyaman.”Selain membuat rasa nyaman di tenggorokan, juga dapat mencegah dan menjaga otot di tenggorokan jika menggunakan suara secara berlebihan,” sarannya.

Beberapa virus laringitis dapat kembali sembuh tanpa kerusakan yang berlangsung lama, tapi dapat juga menyebabkan masalah kesehatan,seperti pendarahan pita suara atau berkembang menjadi hemorrhagic polyp (luka pada pita suara). Untuk mencegah masalah ini semakin jauh, sebaiknya istirahatkan tenggorokan beberapa minggu ketika menderita laringitis.

Kebanyakan orang mengistirahatkan sampai keadaan mereka pulih kembali. ”Ini penting untuk menjaga kondisi suara setiap saat. Dan, ini merupakan cara yang alami,” tandasnya. Selain merekomendasikan menjaga agar tetap basah dan tidak berteriak. Dia menyarankan penggunaan mikrofon atau pengeras suara ketika berbicara atau tampil di depan dan tidak merokok

Tips menghindari iritasi di tenggorokan
Gangguan pada tenggorokan memang bukan hanya dibenci kaum vokalis. Semua orang tentu tidak mau kehilangan suara.Bila ini terjadi selain mengganggu komunikasi dengan orang lain, badan pun terasa tidak nyaman karena ada salah satu anggota badan yang sakit.

Bagaimana caranya agar gangguan tersebut tidak menyerang kita? Beberapa tips di bawah ini perlu kita perhatikan:
1. Hindari Merokok Merokok akan membuat tenggorokan kering dan akan memengaruhi pita suara.
2. Minum Banyak Air Cairan akan membantu menipiskan selaput lendir (mucous) di tenggorokan dan mudah untuk dibersihkan.
3. Hindari Alkohol dan Kurangi Kafein Jika sudah terserang laringitis, sebaiknya hindari keduanya.
4. Hindari Membersihkan Tenggorokan. Tindakan ini akan berbahaya karena dapat menyebabkan vibrasi abnormal di pita suara, terjadi peningkatan bengkak.Dengan membersihkan tenggorokan, dapat menyebabkan tenggorokan luka dan ter-iritas

Pengobatan pada infeksi oleh virus tergantung kepada gejalanya.Penderita sebaiknya mengistirahatkan pita suaranya dengan tidak bicara atau bicara dengan berbisik.Menghirup uap bisa meringankan gejala dan membantu penyembuhan daerah yang meradang.Jika penyebabnya bakteri, diberikan antibiotik.

Senin, 05 Maret 2007

KAPAN YA NGGAK BAJIR DI JAKARTA???

Akhirnya…

Lama Sekali ingin mengisi kembali blog ini, tapi karena banjir yang menghambat semua dan segala kegiatan dan segala keiginan.. sehingga seluruhnya mandek dihalangi banjir.

Di rumah banjir masuk sampai paha orang dewasa di depan jalan banjir sampai lebih dari pinggang orang dewasa, bahkan saat mencari makanan sempat merasakan sendiri setinggi dagu ini,  sehingga ini semua membuat  listrik mati, telepon mati, jaringan handphone terganggu, bahkan baterai handphone pun tidak dapat di isi, otomatis seluruh koneksi terputus dari seluruh tempat…

Kala malam seperti kota mati…. Nyamuk terbang di mana-mana, bersih sulit di dapat, terpaksa menunggu hujan turun sehingga ada air yang dapat di pakai buat mencuci piring...Semua baju di lemari kotor karena terlambat di angkut ke tempat yang lebih tinggi, belum lagi barang-barang berat lainnya yang memang sulit di angkat, karena air banjir yang cepat sekali naiknya tidak memungkinkan untuk di angkat...

Baru satu hari banjir semuanya jadi kacau, hari kedua banjir lebih kacau lagi, belum  hari ketiga persediaan makanan habis... terpaksa mengungsi...dengan meninggalkan semua barang yang berantakan dimana-mana, untuk kesehatan semuanya...

Sebetulnya banyak sekali teman-teman menghubungi minta bantuan untuk menangani korban banjir, tapi terpaksa menolak semuanya, karena saat ini saja masih menangani banjir di rumah sendiri...

Selesai banjir..
Semua keadaan barang yang berantakan dan belum lagi lantai yang penuh dengan lumpur dan cacing, dan lain2, sehingga sangant sulit membersihkanya, tidak cukup di lakukan hanya sehari dua hari bahkan tidak cukup hanya seminggu dua minggu… sampai sekarang.

Itu sekelumit keandaan kemarin…
Kedepan hanya berharap tidak terjadi lagi seperti ini, entah kapan banjir di Jakarta dapat di atasi…

Mungkin seperti berharap kapan penanganan penyakit menular di Indonesia dapat di atasi, Yah… kita mulai saja dari diri sendiri, minimal dari pengetahuan dan keiginan untuk merubah dapat mencoba..

KARENA NANTI  AKAN BAHAS MASALAH SALAH SATU PENYAKIT MENULAR...

Jumat, 26 Januari 2007

PAYUDARA DAN KELAINANNYA

PAYUDARA


Karena saya seorang wanita, maka...Topik yang saya angkat sekarang ini adalah mengenai payudara, tapi bukan berarti tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan pria.. karena pria juga punya payudara hanya yang di punya pria kecil dan jarang menimbulkan masalah. Ada juga di sini saya singgung kelainan payudara pada pria tetapi sedikit, Jadi tidak ada salahnya kaum pria juga membaca untuk menambah pengetahuan


BANYAKNYA PAYUDARA
BABI KERA MANUSIAPayudara di indentik-kan dengan mahluk hidup yang dinamakan mamalia. Banyaknya payudara biasanya tergantung dengan banyaknya anak yang di lahirkan, seperti kucing, babi , anjing yang cenderung mempunyai banyak anak maka juga punya banyak payudara, sedangkan kera dan manusia melahirkan biasanya satu anak, normalnya hanya mempunyai dua payudara.


APAKAH FUNGSI PAYUDARA ?
Allah SWT telah mengatur mahluk hidupnya dengan sedemikian rupa dengan fungsi dan tugasnya masing-masing. Demikian juga organ tubuh yang diciptakan - NYA.

Payudara mempunyai fungsi yang sangat berguna bagi mamalia yaitu memberikan makanan pertama bagi generasinya atau anaknya.
Makanan yang sangat baik untuk bayi khususnya manusia yang baru lahir adalah asi yang dihasilkan dari payudara, dan pada asi ini terdapat zat yang disebut klostrum yang gunanya untuk pertahanan tubuh bayi yang tidak di dapat dari susu formula.


KELAINAN PADA PAYUDARA

payudara dapat dibagi berupa:
KELAINAN BENTUK DAN TEMPAT
ADANYA INFEKSI
TERDAPAT TUMOR TIDAK GANAS DAN GANAS

KELAINAN BENTUK DAN TEMPATSaat dilahirkan wanita dan pria mempunyai bentuk dan besar payudara yang relatif sama.
Pada wanita yang telah dewasa payudara akan berkembang besar dan bentuknya dengan maksimal sesuai dengan genetik masing-masing
Tetapi pada beberapa kasus payudara terjadi kelainan dimana perkembangan nya tidak sama (asimetri), dimana sebelah payudara yang satu dengan yang lain besarnya berbeda, hal ini disebabkan karena kelainan genetik yang di bawa dari lahir.




MAMA ABERRANS merupakan kelainan jaringan payudara berkembang tidak pada tempat, daerah berkembangnya jaringan payudara sampai ke ketiak (axilla), sehingga pasien sering mengeluh sakit pada daerah ini.

Pria normal umumnya mempunyai payudara yang rata atau kecil, tidak berkembang seperti pada wanita.
Beberapa kasus payudara pria ada juga yang berkembang, menjadi besar sehingga menyerupai payudara wanita yang disebut dengan GYNECOMASTIA.
Penanganan pada kelainan bentuk dan dan tempat payudara ini adalah dilakukan operasi perbaikan.


ADANYA INFEKSI
Indeksi payudara terjadi karena  payudara yang tidak bersih pada keadaan tertentu memudahkan masuknya kuman.
Infeksi ringan biasanya berupa warna kemerahan hangat di daerah kulit payudara terasa sakit, pasien bisa demam.
Jika sudah agak lama dan bertambah parah akan membentuk ABSES sehingga membentuk kantung yang berisi nanah. Penanganan pada kasus ini adalah pemberian antibiotik dan jika sudah membentuk abses dilakukan sayatan, lalu nanah di keluarkan dan di bersihkan kemudian diberi antibiotik.

TERDAPAT TUMOR TIDAK GANAS DAN GANAS

TUMOR YANG TIDAK GANAS
(Benign Breast Conditions


Anda mungkin pernah atau mempunyai simptom-simptom tersebut…
Adakah anda merasa benjolan atau bagian  yang “keras” di payudara anda?
Adakah kesakitan payudara (mastalgia) menjadi lebih kuat apabila anda kedatangan haid?
Adakah kesakitan itu berterusan dan tidak mengikuti kitaran haid?
Adakah anda perlu memakan obat untuk menghilangkan rasa sakit payudara?
Adakah kelainan payudara anda menjejaskan perhubungan anda dengan suami anda?
Jika jawaban anda 'ya' , maka anda mungkin mengidap keadaan yang dikenali sebagai kelainan payudara yang tidak merbahaya (benign). Keadaan ini juga dikenali sebagai penyakit payudara fibrocystic, mammary dysplasia, sistik mastitis kronic, dan dapat juga berupa intraductural papiloma.Kelainan ini dapat terjadi sebelah ataupun pada kedua Payudara

Apa yang menyebabkan kelainan ini?
Mengapa penyakit ini terjadi masih belum diketahui, tetapi keadaan ini dipercayai disebabkan oleh ketidak seimbangnya hormon seks wanita. Ia tidak akan terjadi sebelum umur mula datang haid dan akan berkurangan selepas umur tamat haid (menopause).


Bagaimana merawatannya?
Sekiranya kesakitan tidak keterlaluan, atau hanya datang untuk beberapa hari dalam sebulan, kebanyakan doktor akan menjelaskan cara mudah untuk merawatnya yaitu dengan menggunakan BH yang baik dan memakai pakaian yang tidak ketat.

Mengurangi penggunaan kopi, teh dan 'cola' di mana kandungan kafein akan memperburuk keadaan. Jaga pula kandungan gula dalam makanan anda. Jika kesakitan payudara (mastalgia) berterusan, anda mungkin akan diberi obat mengurangkan cairan di badan (diuretic) atau obat penahan sakit.

Hal tersebut di atas hanya dapat mengurangkan rasa sakit untuk sementara waktu. Apabila kesakitan payudara menjadi lebih kuat sehingga menganggu aktivitis fisik anda (berlari, menari atau senaman lain), perawatan yang lebih khusus mungkin diperlukan.

Perawatan lanjut dengan memakan obat untuk memberi kesan jangka panjang menghilangkan rasa sakit selain itu obat yang diberikan biasanya juga akan mengurangi pengeluaran hormon di mana ia akan memberi peluang payudara anda istirahat
Sedangkan tindakan operasi yang dilakukan oleh dokter adalah mengangkat tumor yang ada (contohnya pada FAM)




TUMOR GANAS
(Kannker Payudara)

Tidak semua benjolan di payudara merupakan kanker. Kebanyakan bersifat jinak. Penelitian di Jakarta Breast Centenyr menunjukkan dari 2.834 orang yang memeriksakan benjolan di payudaranya, 2.229 diantaranya (78,6%) merupakan tumor jinak (fibrocystic disease of the breast, fibroadenoma mammae, kista, lipoma, mammari displasia), 368 orang (13%) terdiagnosa kanker payudara dan sisanya merupakan infeksi (abses) dan kelainan bawaan payudara (mammaria aberans).


Penyebab Kanker Payudara
Penyebab pasti kanker payudara belum diketahui, namun ada beberapa fator resiko yang erat kaitannya dengan terjadinya kanker payudara.


Faktor resiko :

  1. Jenis kelamin wanita
  2. Usia angka kejadiannya kanker payudara meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Pada usia 30–40 tahun kemungkinan terkena kanker payudara adalah 1 orang dari 252 orang, pada usia 40–50 tahun angka itu meningkat menjadi 1 dari 68 orang, pada usia 50–60 tahun menjadi 1 dari 35 orang dan pada usia 60–70 tahun 1 dari 27 orang.
  3. Riwayat tumor atau kanker payudara sebelumnya
  4. Menstruasi pertama pada atau di bawah usia 11 tahun.
  5. Menopause terlambat6. Belum pernah melahirkan dan tidak menyusui


Faktor resiko lain :

  1. Paparan sinar radioaktif
  2. Minum obat yang mengandung hormon estrogen jangka panjang (pil KB, hormone replacement therapy)
  3. Konsumsi alkohol.


Apakah kanker payudara penyakit menurun?
Kanker bukan penyakit penyakit yang menular ataupun menurun. Sebagian kecil (5-10%) kanker payudara berasal dari kalangan keluarga risiko tinggi kanker payudara. Untuk 5-10% kanker payudara yang terkait dengan keturunan tersebut, faktor genetik memegang peranan penting. Mutasi dua gen tertentu yang dinamakan gen BRCA1 dan BRCA2 ternyata mempunyai hubungan erat dengan risiko kanker payudara, kanker indung telur atau keduanya. Artinya, sebagian besar (50-85%) wanita dengan mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 akan sakit kan-kerpayudara di kemudian hari. Pemeriksaan kedua mutasi gen tersebut telah mampu dikerjakan di RS Kanker Dharmais. Mengingat dampak psikososialnya, pemeriksaan gen tsb dianjurkan selalu disertai dengan program konseling.Pemahaman bahwa faktor-faktor di atas mempengaruhi pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara menyebabkan para ahli berpikir untuk mengembangkan upaya pencegahan dan pengobatan yang tepat.

Diagnosis Kanker Payudara

Deteksi Dini
Kanker payudara dapat ditemukan secara dini dengan pemeriksaan sadari, pemeriksaan klinik dan pemeriksaan mamografi.

Deteksi dini dapat menekan angka kematian sebesar 25 – 30%.
1.Sadari (Periksa payudara Sendiri atau Breast Self Exam-ination) Semua wanita di atas usia 20 tahun sebaiknya melakukan sadari setiap bulan dan segera periksakan diri ke dokter bila ditemukan benjolan.
2.Pemeriksaan Klinik.Pada usia 20 –39 tahun setiap wanita sebaiknya memeriksakan pa-yudaranya ke dokter tiap 3 tahun sekali. Pada usia 40 ke atas sebaiknya dilakukan tiap tahun.
3.Mammografi Mammografi adalah pe-meriksaan sinar-x terhadap payudara. Skrining kanker payudara dengan mamografi dianjurkan untuk perempuan berusia lebih dari 40 tahun dengan risiko standar. Untuk wanita dengan risiko tinggi (khususnya dengan mutasi gen tersebut diatas) mamografi sebaiknya dimulai pada usia 25 tahun atau pada usia 5 tahun lebih muda dari anggota keluarganya yang termuda yang mempunyai riwayat kanker payudara. Misalnya ada kakaknya menderita kanker pada usia 26 tahun, maka adiknya dengan mutasi BRCA1 atau BRCA2 dianjurkan me-mulai pemeriksaan mamografi pada usia 21 tahun. Banyak kemajuan telah dicapai untuk mendiagnosis kanker payudara antara lain dengan perbaikan pada tehnik mamografi dan makin dilengkapi dengan adanya mamografi digital. Pemeriksaan resonansi magnetik payudara dan dengan technetium-99m saat ini sedang dikembangkan, dan mungkin sekali meningkatkan kemampuan diagnosis dini.

Gejala dan Tanda KeganasanSecara kasat mata ada tanda dan gejala yang khas menunjukkan adanya suatu keganasan, gejala-gejalanya diantaranya adalah :


Adanya retraksi / inversi nipple ( dimana puting susu tertarik ke dalam atau masuk ke dalam payudara),



Peau de’orange (Gambaran payudara menyerupai kulit jeruk),


Pemastian Diagnosis
Dua puluh tahun yang lalu biopsi merupakan cara baku untuk konfirmasi diagnosis, sedangkan sekarang ini yang menjadi tehnik baku adalah aspirasi jarum halus (fine needle biopsy) atau core needle biopsy. Biopsi dengan panduan USG, biopsi stereotaktik dan biopsi dengan panduan resonansi magnetik menjadi tehnik yang se-dang dikembangkan, khususnya untuk wanita dengan sangkaan kanker tetapi tidak teraba massa di payudara. Pemakaian jarum yang lebih besar (large-core needle-biopsy) memudahkan ahli patologi untuk menilai sediaan.



PENGOBATAN KANKER PAYUDARA
Kanker Payudara PrimerPada beberapa pasien, kanker terbatas di payudara tanpa penyebaran (metastasis) jauh. Pasien seperti ini yang disebut sebagai kanker payudara primer - biasanya didiagnosis sewaktu check-up mamografi, dan diharapkan kemungkinan kesembuhan cukup besar dengan pengobatan lokal dan regional saja. Namun sekarang ini makin banyak bukti, bahwa sebagian besar pasien kanker payudara primer tersebut ternyata mempunyai metastasis yang tidak dapat dideteksi secara klinis, dan sebagian besar yang diobati dengan tindakan bedah (dengan atau tanpa radioterapi) ternyata kemudian mengalami metastasis.


Pengobatan Lokal dan Regional

Operasi mastektomi radikal (pengangkatan seluruh payudara, kelenjar getah bening ketiak, dan otot dinding dada) saat ini telah ditinggalkan dan amat sangat jarang ada indikasi untuk tin-dakan tersebut. Banyak penelitian me-mbuktikan bahwa untuk sebagian besar kanker payudara tahap dini, lumpektomi (mengangkat tumornya saja) diteruskan dengan radioterapi merupakan pe-ngobatan pilihan. Sekitar 50% pasien kanker payudara di Amerika sekarang ini mendapatpengobatan dengan cara tersebut.

Pengangkatan kelenjar getah bening ketiak Pasien kanker payudara dengan kelenjar getah bening ketiak yang terbukti positif mengandung sel kanker, mempunyai angka kekambuhan yang lebih besar dibandingkan dengan yang kelenjar ketiaknya bebas kanker. Namun, pengangkatan kelenjar ketiak juga meningkatkan nyeri setelah operasi, seperti rasa kesemutan, pembengkakan dan gangguan pergerakan lengan . Cara lain adalah dengan me-nganalisa tumor dengan melihat grading histologi, kecepatan pertumbuhan dan pembelahan sel, ekspresi reseptor hormonal atau isi pembuluh darah di dalam sediaan, dan membuat peta kelenjar sentinel dengan zat radioaktif atau dengan zat warna. Tehnik tersebut, sekarang lebih dikenal dengan nama Sentinel lymph node dissection (SLND). Cukup banyak pasien yang tidak perlu dilakukan pengangkatan kelenjar ketiak bila kelenjar sentinel negatif. Namun, sampai tehnik baru terbukti keefektifannya, pe-ngangkatan kelenjar ketiak tetap merupakan tindakan baku untuk semua pasien kanker payudara yang menyebar atau kanker payudara yang tidak menyebar tetapi besarnya melebih 2.5 cm.

• Radioterapi atau terapi sinar adalah penggunaan sinar berenergi tinggi (seperti sinar-x) untuk membunuh atau memperkecil sel kanker. Radioterapi sesudah operasi mengurangi angka kekambuhan sebesar 50-75%. Namun radioterapi dapat menyebabkan efek samping di kemudian hari. Untuk alasan itu, radioterapi setelah operasi dianjurkan dibatasi pada pasien dengan risiko tinggi untuk kekambuhan. Yang dimaksud risiko tinggi adalah pasien dengan tumor yang besar sampai mengenai kulit payudara atau dinding dada, atau untuk pasien yang mempunyai sebaran kanker di kelenjar ketiak. Penelitian menunjukkan hasil uji klinik jangka panjang yang mempelajari pasien risiko tinggi. Satu kelompok diobati dengan tehnik radioterapi dan kemoterapi, dan satu kelompok lain diobati dengan kemoterapi saja. Ternyata yang mendapat pengobatan kombinasi kemoterapi dan radioterapi menghasilkan kekambuhan yang lebih sedikit, serta angka ketahanan hidup yang lebih baik.

Pengobatan Sistemik
• HormonalSejak awal tahun 1960-an, sewaktu reseptor estrogen pertama kali ditemukan, diketahui bahwa kanker payudara yang mempunyai reseptor estrogen atau reseptor progesteron memberikan hasil pengobatan yang lebih baik. Karena itu setelah pembedahan, umumnya sebagian jaringan kanker disisihkan untuk pemeriksaan reseptor estrogen dan reseptor progesteron. Pada tumor tanpa reseptor, pengobatan hormonal me-nunjukkan hasil kurang dari 5%. Pada tumor yang reseptornya estrogennya positif hasil pengobatan hormonal mencapai 30-40%. Sedangkan pada tumor yang mempunyai kombinasi reseptor estrogen dan progesteron, hasil pengobatan mencapai 60-70%. Namun pengobatan hormonal tidak efektif pada pasien usia muda dengan perjalanan penyakit yang lebih cepat dan telah terjadi penyebaran ke organ-organ dalam.

• Tamoksifen bekerja langsung terhadap reseptor estrogen yang terdapat di sel kanker sehingga dapat mengecilkan kanker 30%.
• Goserelin, dimana Sekitar 40% wanita premenopause dengan estrogen reseptor positif atau yang dengan metastatik berespon terhadap goserelin.
• Kemoterapi adalah penggunaan obat antikanker, biasanya melalui injeksi/infus ataupun secara oral. Obat-obatan ini masuk ke dalam darah dan dapat membunuh sel-sel kanker yang telah menyebar, namun efek sampingnya adalah bahwa obat-obatan tersebut juga dapat merusak sel sehat, sehingga pada saat pemberian pasien merasakan efek samping seperti kelelahan, mual, hilangnya nafsu makan, rambut gugur, perubahan jadwal menstruasi dan mudah sakit.Kemoterapi biasanya diberikan 1-2 minggu sesudah operasi. Namun untuk tumor yang terlalu besar, sebaiknya dilakukan kemoterapi praoperasi. Banyak laporan penelitian yang menunjukkan bahwa kemoterapi praoperasi dapat mengurangi 50% be-sar tumor pada lebih dari 90% kasus, sehingga lumpektomi lebih mungkin dikerjakan. Tanpa kemoterapi pasien tersebut memerlukan tindakan bedah yang lebih berat, yaitu mastektomi. Tindakan kemoterapi praoperasi tidak memperbaiki angka ketahanan hidup. Pengobatan kemoterapi memakan waktu 3 – 6 bulan, terbagi dalam beberapa siklus. Penelitian me-nunjukkan kombinasi yang lama pemberiannya kurang dari 3 bulan, tidak sebaik yang diberikan 4 atau 6 bulan. Pemberian obat kombinasi, misalnya siklofosfamid, meto-treksat dan fluoro-urasil (CMF) lebih dari 6 bulan tidak lebih efektif dibandingkan yang 4 atau 6 bulan.

Kombinasi kemoterapi yang paling sering dipakai adalah :
- Fluorourasil, doksorubisin dan siklofosfamid (FAC), - Fluorourasil, epirubisin, and siklofosfamid (FEC), - Doksorubisin dan siklofosfamid (AC), - Siklofosfamid, metotreksat dan fluorourasil (CMF), - Doksorubisin, siklofosfamid, taxol/taxotere



Daftar Pustaka
1. Amstrong K, Eisen A, Weber B: Assesing The Risk of Breast Cancer. N Engl J Med 2000;342:565-71.

2. CDC:Recommendation Regarding Selected Conditions Affecting Woman’s Health. MMWR Morb Mortal Wkly Rep 2000 Mar 31;49 (RR-2):CE1-CE7.


3. National Cancer Institute Breast Cancer (PDQ*) : Treatment http//www.cancer.gov. Akses 10 Febuari 2002.

4. Burstein HJ, Winer EP: Primary Care of Survivors of Breast Cancer. N Engl J Med 2000;343:1086-94.

5. Sainsbury JRC, Andreas TJ, Morgan DAL, : ABC of Breast Cancer. BMJ 2000;321:745-750

6. NIH Consensus Statement : Adjuvant Chemotherapy for Breast Cancer. US Departement of Health and Human Services, Bethesda, USA, 2000.

Kamis, 25 Januari 2007

JANGAN MALU BERTANYA


Sering kali jika kita ke dokter ada rasa keraguan atau takut untuk bertanya kepada dokter, sehingga kita tidak mendapatkan keterangan yang seharusnya di dapatkan…
Merupakan kerugian yang sangat besar bagi pasien jika tidak bertanya, sehingga tidak mendapatkan keterangan sepenuhnya tentang perkiraan penyakit pasien.
Dokter yang bijaksana hedaknya menjelaskan segala perkiraan penyakit yang di derita pasein, tanpa pasien bertanya, sehingga di harapkan pasien tau apa penyebab, kemudian apa yang harus di lakukan dan tidak dilakukan, tindak lanjut untuk penyakitnya, serta gejala-gejala apa yang kemungkinan terjadi berikutnya, sehingga pengobatan ataupun pencegahan sesuai dengan yang di harapakan.
Pada blog ini saya berharap dapat membantu atau berbagi ilmu, khususnya dalam bidang kedokteran, dan juga tidak menutup kemungkinan pada bidang yang lainnya sehingga dapat menambah wawasan, terutama untuk menjaga kesehatan kita bahkan pengetahuan kita yang lain…


- lidia -